DomaiNesia

Perbedaan IPv6 Autoconfiguration Stateless dan Stateful

In Basic 2610 views

IPv6 mempunyai 3 Mechanisme untuk distribusi IP , Sateless , Stateful dan stateless + stateful. berikut akan saya jelaskan Perbedaan IPv6 Autoconfiguration Stateless dan Stateful.

  1. Statefull : Pada intinya Stateful distribusi IPv6 menggunakan DHCPv6 , sama seperti DHCP namun ini khusus untuk versi IPv6.

       2. Stateless : Pada intinya Stateless ini melakukan distribusi IPv6 tanpa DHCPv6 , jadi menggunakan                 Router Advertisment , jadi Router tersebut sendiri yang akan melakukan distribusi IPv6 kepada                     host yang ada. jadi kesimpulannya melakukan distribusi IPv6 sendiri tanpa bantuan DHCPv6.

Pada tutorial ini , saya akan memberikan contoh sederhana melakukan setting IPv6 Stateless di Router mikrotik. berikut langkah – langkah nya :

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

INFO

  • IPv6 yang di gunakan tutorial ini : 2403:2700:3850:5::/64
  • Router Mikrotik Type RB750
  • Latop menggunakan Ubuntu 16.04 Update 2

1). Masuk ke menu Mikrotik sesuai gambar di bawah ini , oh iya pastikan Paket IPv6 sudah aktif mikrotik. cara ceknya di System Package > IPv6. jika tidak ada bisa download di routeros.co.id sama dengan versi mikrotik anda .

2). Setelah itu cek RA ( Router Advertisement Messages) seperti di gambar ini , pastikan enable. sebenarnya secara default memang sudah enable . mungkin ada yang mau tanya apa itu RA ? jadi Mekanisme IPv6 Stateless konfigurasi itu memungkinkan untuk mendistribusikan IPv6 sendiri tanpa adanya bantuan DHCPv6. Lah router itu sendiri mengirimkan Messages ke setiap Host yang terhubung yang sudah termasuk IPv6 didalamnya untuk di distribusikan ke setiap Host/latop yang terhubung. jadi begitu brow. oh iya itu di dalam gambar interface bisa di ganti sesuai keingginan anda.

3). Setelah itu cek di latop apakah sudah dapat atau tidak , lihat gambar di bawah ini saya menggunakan latop ubuntu 16.04 update 2. terlihat sudah dapat IPv6 . saya pakai kabel ethernya atas sendiri ya.

4). Setelah itu cek di whatismyip.com , apakah bener sudah mendapatkan IPv6 dan sudah terhubung ke internet luar. jika sudah maka akan tampil seperti gambar di bawah ini.

5). Ok sepertinya sudah tersambung dengan baik IPv6nya , coba kita test lagi untuk Ping IPv6 kita dari luar negeri , buat test. anda bisa masuk di halaman web di bawah ini :

😀 , berarti untuk IPv6 kita sudah berjalan dengan baik. kalau butuh bantuan dan request tutorial silahkan commend komandan , kita mah saling berbagi ilmu , kalau salah mohon di koreksi.

Tags: #IPv6 #IPv6 Autoconfiguration #Mikrotik IPv6 #Stateful #Stateless #Tutorial IPv6

author
Author: 
IPv6 certification gratis Hurricane Electric
IPv6 certification gratis Hurricane Electric
Selamat siang 🙂 berjumpa lagi kali ini
Mikrotik Delivery IPv6 Dualstack dengan L2TP
Mikrotik Delivery IPv6 Dualstack dengan L2TP
Selamat malam 🙂 kali ini kita akan
Traffic Priority IPv6 Network
Traffic Priority IPv6 Network
Selamat malam 🙂 lama tidak berjumpa kali
Membuat alokasi Blok IPv6
Membuat alokasi Blok IPv6
Selamat malam 🙂 kali ini kita akan
Panduan konfigurasi DNS Public IPv6 Google
Panduan konfigurasi DNS Public IPv6 Google
Selamat Malam 🙂 malam ini saya akan

Leave a reply "Perbedaan IPv6 Autoconfiguration Stateless dan Stateful"

Must read×

Top