Panduan Setting IPv6 Autoconfiguration Stateful

In Basic, Example Config, Mikrotik 621 views

Pada tutorial sebelumnya saya sudah menerangkan apa perbedaan dari IPv6 autoconfiguration Stateful dan Stateless , kali ini saya akan memberikan tutorial  Panduan Setting IPv6 Autoconfiguration Stateful. untuk tutorial sebelumnya anda bisa melihat di link ini 

Sekedar informasi IPv6 Autoconfiguration Stateful ini mekanisme distribusi IPv6 yang di bantu menggunakan DHCPv6, beda halnya dengan Stateless dimana tanpa memerlukan DHCPv6 untuk distribusi IPv6 tersebut , namun dengan distribusi dirinya sendiri atau Router Advertisement Message.

Berikut langkah – langkah untuk setting IPv6 Autoconfiguration Stateful :

INFO
  • Router Mikrotik Type Rb750
  • IPv6 yang di gunakan tutorial ini : 2403:2700:3850:5::/64
  • Laptop menggunakan Ubuntu 16.04 Update 2

 

1). Masuk ke mikrotik anda dengan menggunakan winbox , setelah itu ikut sesuai gambar di bawah ini , kita akan setting DHCPv6 sehingga kita butuh untuk membuat IP Pool , fungsi dari IP Pool ini sendiri adalah kita akan mengalokasikan Range IP yang akan di distribusikan ke Host/laptop yang tersambung dengan jaringan router kita.

2). Setelah anda mengikuti sesuai instruksi pada gambar di atas , anda akan masuk ke menu seperti gambar di bawah ini. ini ada menu untuk membuat IP Pool DHCPv6 di mikrotik , Prefix adalah alokasi IPv6 yang kita punya , contoh kita menggunakan IPv6 : 2403:2700:3850:5::/64 . Prefix Length adalah panjang dari alokasi IPv6 yang kita punya. kalau di Indonesia IPv6 bisa di dapat dari Organisasi APJII. jika kita ingin gratis bisa lewat Tunnel Broker he.net nanti di website tersebut di sebutkan tata cara pengunaanya

3). Setelah itu jika sudah sesuai langkah – langkah di atas , kita selanjutnya akan masuk ke menu sesuai gambar di bawah ini , karena IP Pool sudah kita buat , kita akan langsung setting DHCPv6 Servernya.

4). Setelah kita masuk ke menu sesuai instruksi gambar di atas , kita akan melihat menu seperti gambar di bawah ini , yang paling penting di menu bawah ini adalah , Interface arah Port Interface dari router anda ke Lokalan anda , tinggal anda pilih interface berapa. Address Pool yaitu Pool yang sudah kita buat tadi , sesuaikan dengan nama Pool yang ada buat tadi. Leassed Time adalah lama waktu DHCPv6 memberikan IP kepada Host/Laptop pada Lokalan anda. simpel kan 😀 setelah itu klik ok

5). Selanjutnya coba cek latop kita sudah dapat IPv6 atau belum , dalam gambar di bawah ini Latop saya sudah dapat , selanjutnya tinggal kita test 😀

6). Ok tinggal kita test jika sudah terdetek 😀 berarti semua berjalan lancar seperti di gambar di bawah ini

 

Tags: #Mikrotik DHCPv6 #Mikrotik IPv6 #Stateful #Tutorial IPv6

author
Author: 
Panduan konfigurasi DNS Public IPv6 Google
Panduan konfigurasi DNS Public IPv6 Google
Selamat Malam 🙂 malam ini saya akan
Panduan konfigurasi Mikrotik Dual Stack IPv4 dan IPv6
Panduan konfigurasi Mikrotik Dual Stack IPv4 dan IPv6
Selamat malam kali ini saya akan update mengenai
Cara mengaktifkan Letsencrypt Wilcards Domain
Cara mengaktifkan Letsencrypt Wilcards Domain
Selamat malam 🙂 selamat menjalankan ibadah idul adha
Cara mengaktifkan Google Safe Search di Mikrotik
Cara mengaktifkan Google Safe Search di Mikrotik
Selamat Malam mohon maaf idipv6.com lama tidak update

Leave a reply "Panduan Setting IPv6 Autoconfiguration Stateful"

Must read×

Top
%d bloggers like this: